Wujud Kepedulian TNI kepada Masyarakat, Babinsa Pandansari Dampingi Layanan Posyandu

  


Lumajang – Komitmen TNI AD dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan pembinaan teritorial. Salah satunya dilakukan Babinsa Pandansari Pos Koramil 0821/05 Kedungjajang, Serka Ambrin, yang melaksanakan pendampingan pelayanan kesehatan balita bersama kader Posyandu dan tenaga kesehatan di Balai Posyandu Anggrek, Dusun Mrutu RT 13 RW 07, Desa Pandansari, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).


Kegiatan pelayanan kesehatan tersebut diikuti oleh 44 balita yang mendapatkan berbagai layanan, di antaranya penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemantauan tumbuh kembang, imunisasi sesuai jadwal, serta penyuluhan kesehatan kepada para orang tua. Seluruh pelayanan dipimpin oleh Bidan Desa Pandansari, Shinta Putri Rahayu, Amd.Keb., dengan didukung para kader Posyandu.


Dalam kesempatan itu, Serka Ambrin mengatakan bahwa kehadiran Babinsa merupakan bagian dari tugas pembinaan wilayah sekaligus bentuk sinergi dengan pemerintah desa dan tenaga kesehatan dalam menciptakan masyarakat yang sehat, khususnya bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.


"Pendampingan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap kesehatan masyarakat. Kami berharap para orang tua semakin rutin membawa anaknya ke Posyandu agar pertumbuhan dan perkembangan balita dapat dipantau secara berkala sehingga apabila ditemukan kendala kesehatan dapat segera ditangani," ujar dia.


Sementara itu, Bidan Desa Pandansari, Shinta Putri Rahayu, Amd.Keb., menjelaskan bahwa Posyandu memiliki peran penting dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan balita sejak dini. Melalui kegiatan rutin setiap bulan, kondisi kesehatan anak dapat dipantau secara menyeluruh, mulai dari berat badan, tinggi badan, status gizi, hingga kelengkapan imunisasi.


"Kesehatan balita merupakan fondasi utama dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Karena itu kami mengimbau kepada seluruh orang tua agar rutin membawa putra-putrinya ke Posyandu setiap bulan. Dengan pemeriksaan berkala, apabila ditemukan gangguan pertumbuhan atau masalah kesehatan dapat segera ditangani sejak dini, sehingga risiko stunting maupun penyakit lainnya dapat dicegah," jelas Shinta.


Ia juga mengajak para orang tua untuk terus menerapkan pola asuh yang baik dengan memberikan asupan gizi seimbang, melengkapi imunisasi sesuai jadwal, menjaga kebersihan lingkungan, serta membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan keluarga. Menurutnya, sinergi antara tenaga kesehatan, kader Posyandu, pemerintah desa, Babinsa, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam meningkatkan derajat kesehatan balita di Desa Pandansari.


Di tempat terpisah, Kepala Desa Pandansari, Pait Hariyanto, menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan Babinsa menjadi kekuatan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


"Pelayanan Posyandu merupakan investasi jangka panjang dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Kami mengucapkan terima kasih kepada Babinsa yang selalu aktif mendampingi setiap kegiatan kemasyarakatan, termasuk pelayanan kesehatan balita. Sinergi ini diharapkan terus terjaga demi mewujudkan masyarakat Desa Pandansari yang semakin sehat dan sejahtera," tuturnya.


Melalui pendampingan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan layanan Posyandu semakin meningkat, sehingga upaya pencegahan stunting, pemantauan tumbuh kembang anak, serta peningkatan derajat kesehatan masyarakat dapat berjalan secara optimal melalui kerja sama seluruh elemen di wilayah. (Pendim0821)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama