Malinau, 22 Juli 2026 – Musibah kebakaran melanda permukiman warga di RT VII, Desa Wisata Pulau Sapi, Kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, pada Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 23.00 Wita. Peristiwa tersebut menghanguskan sejumlah bangunan milik warga dengan total kerugian materi diperkirakan mencapai lebih dari Rp1 miliar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, bangunan yang terdampak merupakan milik Yonatan Daniel, Nerleison Daniel, Yagung Daniel, Daniel Pengiran, serta dua bangunan dapur milik Lemius Robert dan Welson Daniel Pengiran. Bangunan yang terbakar meliputi ruang keluarga, sebagian ruang tamu, kios sembako, dan dua dapur. Sebagian besar bangunan diketahui berbahan dasar kayu sehingga api dengan cepat membesar.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang melihat kobaran api. Masyarakat kemudian segera menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (PMK) untuk melakukan penanganan.
Mendapat informasi kejadian tersebut, Babinsa Koramil 0910-07/Mentarang, Koptu Hery, dengan sigap turun ke lokasi untuk membantu proses penanganan. Bersama personel PMK dan masyarakat, Babinsa membantu evakuasi, mengamankan area sekitar lokasi kebakaran, serta melakukan koordinasi dengan aparat terkait agar proses pemadaman berjalan aman dan lancar.
Dalam proses pemadaman, petugas mengerahkan tiga unit mobil pemadam wilayah Induk dan Utara, satu unit Mobil Gajah, serta satu unit mesin portable. Berkat kerja sama seluruh unsur, kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.00 Wita, dan pada pukul 01.30 Wita situasi di lokasi telah dinyatakan aman dan terkendali.
Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai lebih dari Rp1 miliar. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan oleh pihak berwenang.
Kehadiran Babinsa Koramil 0910-07/Mentarang di lokasi merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD dalam membantu masyarakat yang tertimpa musibah. Selain membantu penanganan di lapangan, Babinsa juga memberikan rasa aman serta memperkuat koordinasi dengan aparat dan warga selama proses penanggulangan bencana berlangsung.

Posting Komentar