Bangun Karakter Generasi Muda, Babinsa Tanamkan Nilai Disiplin dan Cinta Tanah Air di Pesantren

 


Lumajang – Sebagai upaya membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, serta memiliki rasa cinta tanah air yang kuat, Babinsa Banyuputih Kidul Koramil 0821-12/Jatiroto, Serda Yudik, memberikan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan pembekalan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada para siswa MA Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Desa Banyuputih Kidul, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (2/7/2026).


Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme dari para santri yang mengikuti setiap materi yang disampaikan. Dalam pelaksanaannya, Serda Yudik tidak hanya memberikan teori mengenai dasar-dasar Peraturan Baris Berbaris, tetapi juga mempraktikkan langsung berbagai gerakan dasar, seperti sikap sempurna, penghormatan, hadap kanan dan kiri, hingga gerakan berpindah tempat yang benar sesuai ketentuan.


Di sela-sela pelatihan, para peserta juga menerima pembekalan Wawasan Kebangsaan yang bertujuan menanamkan nilai-nilai persatuan, semangat nasionalisme, serta pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Melalui materi tersebut, para santri diajak untuk memahami bahwa sebagai generasi penerus bangsa, mereka memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman.


Serda Yudik mengatakan bahwa kegiatan pembinaan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang dilaksanakan Babinsa untuk membentuk karakter generasi muda agar memiliki disiplin, tanggung jawab, dan semangat kebangsaan sejak dini.


"Pelatihan PBB bukan sekadar mengajarkan gerakan baris-berbaris, tetapi juga melatih kedisiplinan, kekompakan, rasa tanggung jawab, dan kepemimpinan. Sementara melalui pembekalan wawasan kebangsaan, kami berharap para santri semakin memahami pentingnya mencintai tanah air, menghormati jasa para pahlawan, serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa," ujar dia.


Menurutnya, pondok pesantren memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat sehingga mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.


Sementara itu, Kepala Sekolah MA Ponpes Mintahul Ulum H. Turmudi, mengatakan bahwa para siswa mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan penuh semangat dan antusias. Menurutnya, materi Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) menjadi bekal penting dalam membentuk karakter santri yang disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kecintaan yang kuat terhadap bangsa dan negara.


"Kami melihat semangat luar biasa dari para siswa selama mengikuti pelatihan PBB maupun materi wawasan kebangsaan yang diberikan Babinsa. Mereka mengikuti setiap arahan dengan sungguh-sungguh, karena memahami bahwa kedisiplinan dan rasa cinta tanah air merupakan nilai yang harus ditanamkan sejak dini. Kami berharap materi ini menjadi pedoman bagi para santri dalam kehidupan sehari-hari, sehingga kelak mereka mampu meraih cita-citanya dengan tetap menjunjung tinggi semangat nasionalisme, menjaga persatuan, serta memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara sesuai profesi yang mereka pilih," pungkasnya.


Melalui kegiatan tersebut diharapkan para siswa Pondok Pesantren Miftahul Ulum tidak hanya memiliki kemampuan dalam menerapkan disiplin melalui latihan PBB, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi, berakhlak mulia, serta siap menjadi generasi penerus bangsa yang mampu menjaga persatuan, keamanan, dan kemajuan Indonesia di masa mendatang. (Pendim0821)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama